Warga Banyumas antusias tukar uang baru di GOR Satria Purwokerto yang difasilitasi oleh BI. Rencana akan dipakai untuk THR lebaran.
KPK mengungkapkan bahwa Bupati Kabupaten Pekalongan Fadia Arafiq (FAR) sempat mengaku tak paham birokrasi karena memiliki latar belakang musisi dangdut ...
Pendidikan Fadia Arafiq menjadi sorotan setelah Bupati Pekalongan itu mengaku tak paham hukum saat terseret kasus korupsi. Simak profil pendidikan dan kontroversinya.
Antusias warga Banyumas Raya tukar uang baru di GOR Satria Purwokerto Banyumas, Kamis pagi, tinggi. Warga rela datang pagi meski telah daftar online.
Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPKAD) Garut gencar perluas akses keuangan UMKM, pertanian, dan pariwisata. Simak ...
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menghentikan sementara kegiatan reklamasi dan pembangunan jeti di perairan pesisir Kabupaten Morowali, Sulawesi ...
Opinion
Tribunjateng.com on MSNOpinion
Kasihan Warga Kabupaten Pekalongan 2 Periode Dipimpin Bupati yang Tak Paham Birokrasi
Ringkasan Berita: Bupati Pekalongan Fadia Arafiq mengaku tidak memahami birokrasi pemerintahan karena latar belakangnya sebagai penyanyi dangdut. KPK menemukan dugaan konflik kepentingan terkait proye ...
TRIBUNPALU.COM, BANGGAI - Kecelakaan lalulintas terjadi di Jl Samratulangi, Kelurahan Soho, Kecamatan Luwuk, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah, Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 20.40 Wita. Lokasi ...
Wamendagri Bima Arya menanggapi Bupati Pekalongan Fadia A Rafiq yang jadi tersangka KPK. Ia menekankan pentingnya pemahaman birokrasi bagi kepala daerah.
Abdul Mutholib rela menempuh jarak hampir 50 kilometer dari Kecamatan Sukra ke Masjid Islamic Center Syekh Abdul Manan Indramayu untuk menukarkan uang pecahan baru melalui layanan kas keliling BI ...
Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Akui Tak Paham Birokrasi, Tindakannya Selama Ini Dikira Bukan Korupsi
Kasus dugaan korupsi yang menjerat Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq, terus bergulir di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tak main-main, THR yang dibagikan berupa uang tunai sebesar Rp500 ribu untuk 1.446 kepala keluarga di desa tersebut.
Some results have been hidden because they may be inaccessible to you
Show inaccessible results